Dalam Tutorial Kali ini saya mencoba menjelaskan kepada anda bagaimana cara membuat suatu bercak noda, baik itu noda tinta, darah, noda bersejarah, kendaraan bernoda empat, halah! :D walaupun sebetulnya internet menyediakan secara gratis font symbol bercak-bercak tersebut, seperti WC Rhesus A, WC Rhesus B, etc.

Silahkan anda mengawalinya dengan membuat new file, kemudian buatlah sebuah lingkaran ( F7 ), untuk membuat suatu lingkaran anda cukup me-klik ctrl kemudian drag.
Untuk contoh, disini saya memakai diameter 831 pixel

setelah itu klik kanan object tersebut, pilih convert to curve, ini perlu dilakukan untuk mempermudah smudge brush nanti.

kemudian silahkan anda atur object lingkaran tersebut sedemikian rupa , sehingga terlihat seperti sebuah bercak yang jatuh dari atas
saya membuatnya seperti ini :

kemudian pilih smudge brush dan isi enter a fixed value for tilt setting dengan nilai 90

setelah itu anda bisa merubah bentuk object tersebut sedemikian rupa dengan shape tool



dan inilah hasil akhir dari penjelasan tutorial ini.

Anda dapat mendownload file mentahnya dalam format cdr di sini

http://unair.info/img/bercak/bercak.cdr

Ya, cukup sekian saja tutorial design grafis untuk kali ini. Kalo ada pertanyaan langsung aja ditanyakan. :D
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori coreldraw dengan judul Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush

Mei 24, 2009 at 3:43 am Tinggalkan komentar

7 SUNAH

Penulis kutip dari album rohani Ustad Arifin Ilham..7 Sunah yang utama

1.SHOLAT TAHAJUD
sholat sunah yang di kerjakan di sepertiga malam.sebelum subuh..karena dengan sholat tahajud ..niscaya kita akan mendapatkan nur hidayah. ketenangan dan semakin mencintai allah.

2. MEMBACA AL-QURAN
membaca dan memahami isi dan makna dari qalamullah, yang akan menambah kita dengan ilmu allah.dan niscaya kita akan dibimbing selalu oleh allah.

3. SHOLAT BERJAMAAH DI MASJID
setelah sholat tahajud di lanjutkan membaca kalamulah al quran. kemudian di lanjutkan.berjamaah di masjid. seperti yang dilakukan rasulullah beserta sahabat. masjid adalah rumah allah. masjid dalah baitul barakah (pusat keberkahan ) seperti pada surah at taubah ayat 18 allah berfirman , bahwa sesungguhnya hamba – hamba allah saja yang beriman dan percaya pada hari akhirat yang senang memakmurkan masjid..adzan adalah panggilan Allah. sebagai undangan untuk bertamu ke rumah Allah. Berjamaah di masjid khususon sholat subuh.yang utama adalah muslimun .kaum lelaki dan wanita lebih mulia di rumah. secara kodrat berbeda tapi ruh dan derajatnya sama di mata Allah.meski wanita tidak dilarang ke mesjid. tapi sesungguhnya selama suami ke mesjid. bapak ke mesjid ..allah beri juga keberkahan pada keluarga di rumah yang ditinggalkan. sesungguhnya masjid adalah ujian bagi hamba2nya, bahwa siapa yang senang melangkahkan kakinya ke mesjid dia adalah orang yang beriman.dan pemimpin yang senang ke mesjid juga akan membawa barokah (keberkahan kepada rakyatnya ).subhanallah kapan kita akan mendapatkan pemimpin seperti itu.alangkah indahnya umat islam di indonesia..bila jamaah sholat subuhnya seperti jamaah sholat jum’at ..dan itu pasti pertanda badai kebangkitan umat islam.telah datang.

4. SHOLAT DLUHA
meski kelihatan enteng hanya 2 rakaat, tapi sebenarnya begitu berarti.karena kita menyempatkan diri atau bahkan dengan sengaja mengingat allah disaat kesibukan kita. karena allah mengingatkan bahwa siapa yang menjaga malamnya dengan tahajud dan siangnya dengan dhuha ,niscaya allah tidak akan tinggalkan kamu.allah akan jaga kamu, allah selamatkan kamu di dunia dan akan selamatkan kamu diakhirat. karena sabda rasulallah sholat dhuha 2 rakaat lebih baik dari dunia dengan segala isinya,tentunya hanya orang beriman yang yakin..ke utamaan sholat dhuha.

5.SODAQOH SETIAP HARI
cari rezeki dengan sedekah..bukankah kita memnacing dengan umpan.seperti sabda rasulullah….allah sangat menyenangi dan allah menyayangi mereka yang bersedeqah, karena sesungguhnya bersedeqah adalah jalan yang agung.hal tersebut seperti tertulis dalam surah al baqarah ayat 271 sedaqoh secara terang2an ataupun secara sembunyi2 dan kamu berikan pada orang 2 fakir.Allah akan membersihkan sebagaian dari kesalahan2 kita. dan seperti sabda rasulullah ( hendaklah kalian berobat dengan bersedeqah , insya allah kesehatan kita akan di jaga. doanya di kabulkan.

6. MENJAGA WUDHU
wudhu adalah zinatul mukminin perhiasanya orang beriman, mengkilap berkilau di hadapan malaikat..hingga dua doa malaikat..sayangi dia dan ampuni dia ya allah yang menjaga wudhu..ciri khas orang beriman adalah dia yang menjaga wudhunya .dan mereka yang meninggal khusnul khotimah adalah orang yang dalam keadaan berwudhu..(imam ghazali ).Al baqoroh 222 ..allah menyayangi orang yang menjaga wudhunya..hatinya..karena dia menghendaki dan menyukai kesucian.

6.ISTIGFAR
istigfar setiap saat istigfar setiap waktu..(sabda rasul)..siapa yang membiasakan.melazimkan mendawamkan istigfar. niscaya allah lapangkan saat dia sempit..allah bahagiakan saat dia sedih..allah datangkan rejeki dari arah yang tak terduga..berdzikirlah ..niscaya allah akan bahagiakan kamu..bertobatlah niscaya allah angkat dosamu.

subhanallah indah sekali islam.dan semoga kita semua mendapatkan dan merasakannya.
allahu akbar . allahu akbar . allahu akbar aku makin mencintai islam.

Maret 17, 2009 at 7:35 pm Tinggalkan komentar

PIKNIK KE PURBALINGGA

purbalingga yang pada postingan sebelumnya diuraikan dalam hal kerajinan-kerajinan dan potensi – potensi dalam bidang industri..pada postingan kali ini saya ingin mengangkat tentang potensi lain yaitu dalam bidang pariwisata.

1. OWABONG

Objek wisata ini bernama Owabong, merupakan kependekan dari Objek Wisata Air Bojongsari . Pada awalnya, objek wisata ini adalah sebuah pemandian umum (kolam renang), yang terletak di lokasi yang sama, desa Bojongsari. Untuk mencapai lokasi bisa menggunakan angkutan umum (angkot, atau kol kota), kendaraan pribadi. Jika dari arah alun – alun Purbalingga, kita bisa menuju Owabong dengan melewati jalan depan Masjid Agung Darussalam ke arah utara terus kemudian mengambil ke arah kanan, sampai di pertigaan Sayangan ke kanan. Jalur ini adalah jalan yang menghubungkan Purbalingga – Bobotsari – Pemalang. Kira – kira 7 km dari patung knalpot sayangan kita akan sampai di desa Bojongsari. Owabong terletak 600m masuk ke kiri dari Jalur Purbalingga ke arah Pemalang.
Pada hari – hari minggu dan libur sekolah, biasanya sangat ramai. Sempat heran juga dengan banyaknya bus dan kendaraan pribadi yang parkir memenuhi sebagian jalan menuju Owabong. Lahan parkir mobil yang disediakan nggak sanggup memuat mobil pribadi yang umumnya bernomor luar Banyumas. Minggu kemarin, mungkin sekitar puluhan bus carteran berurutan parkir sepanjang jalan masuk Owabong. Sehingga banyak muncul parkir dadakan di sekitar lokasi. Tarif parkir masih relatif murah, untuk mobil mereka mengenakan 2.000 rupiah sekali parkir.
Yah agak mahal memang tarif masuk lokasi Owabong ini. Untuk hari libur, mereka mengenakan 12.000 (plus gratis sebotol air berkarbonasi) untuk tiket masuk dewasa dan anak di atas tiga tahun. Untuk hari biasa, kalo nggak salah sekitar 5 ribu (atau 8 ribu ?).
s Setelah masuk, objek pandangan kita adalah beberapa kolam dengan air jernih dan juga sebuah water slide, mungkin setinggi lima belas meter (sorry nggak ngukur). Foto mungkin akan berbicara seribu kata, liat aja gambar-gambar dibawah ini.
Sayangnya, saya dan rombongan nggak sempat menikmati sendiri nyebur ke air di sini karena waktu yang sangat mepet harus kembali ke Jogja sebelum kembali ke Singapura. Tapi memang tampaknya airnya seger banget, tampak dari ekspresi pengunjung yang ikut nyebur🙂
Memang dari namanya yang aneh, banyak orang yang nggak tahu kalo Owabong itu hanyalah objek wisata air yang oleh pemkab Purbalingga ingin lebih dioptimalkan. Bojongsari memang dikenal dengan sumber daya air yang melimpah, dan nggak heran kalo dulu disini dibangun pemandian umum Bojongsari. Asli dari mata air membuat satu nilai tambah Owabong dibanding kolam renang pada umumnya. Dan ini jugalah yang bisa menarik pengunjung untuk tidak hanya datang sekali ke Owabong, karena kita bisa menikmati kesegarannya lagi di kemudian hari bersama keluarga. Apalagi jika pengelola dapat menambah berbagai fasilitas pendukung, seperti lahan parkir dll.
Bingung mencari penginapan ? Jangan khawatir, di kawasan Owabong juga terdapat cottage yang representatif dengan fasilitas 14 kamar yang terdiri dari sepuluh kamar suite dan empat kamar ukuran keluarga 1).
Owabong sendiri memberikan kontribusi yang besar bagi Pendapatan Asli Daerah Purbalingga. Untuk setengah tahun saja bisa memberikan kontribusi ke PAD sebesar 1,6 Milyar.
Namun, sayangnya banyak warga Purbalingga sendiri yang belum pernah menikmati Owabong, salah satu sebab adalah relatif mahalnya tarif sekali masuk. Mungkin sebagian dari mereka tidak bermimpi untuk bisa masuk Owabong, hanya sepenggal harapan mereka bagi pemkab Purbalingga tidak hanya menggalakkan sektor wisata untuk menggenjot PAD, tetapi juga memperhatikan sektor lain seperti irigasi (seperti Slis Slinga) yang lebih menyentuh ke kehidupan wong cilik

2. GOA LAWA

Goa Lawa terletak 27 kilometer di sebelah utara kota Purbalingga. Dari ibukota kabupaten ini kita harus naik ke lereng Gunung Slamet melewati Kecamatan Bobotsari. Jalan di daerah ini sangat bagus, cukup lebar meskipun banyak kelokan tajam dan ramai. Goa ini tepatnya berada di Kecamatan Karangreja, di sisi kiri jalan yang menghubungkan Purbalingga dengan Pemalang. Dari jalan besar ini kita masih harus menanjak lagi sekitar 5 kilometeran. Jalan ini pun sudah diaspal halus. Bis besar bisa memasuki jalan ini.

Tidak seperti gua yang biasanya ada di Indonesia yang biasanya berada di lereng bukit dan batuan kapur sehingga akan timbul stalagtit dan stalagmit, Gua lawa ini memiliki keistimewaan karena dibentuk dari proses pendinginan lava, sehingga batuannya keras dan kuat tanpa menimbulkan stalagtit dan stalagmit. Untuk bisa melihat dari dekat keindahan Gua Lawa ini, kita harus menuruni lubang tanah dan menelusuri lorong-lorongnya.
Sebagai tempat rekreasi, tempat ini pun sangat cocok, karena udaranya yang sejuk dan menyegarkan. Dan ini cukup menjanjikan untuk menambah pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata. Gua Lawa merupakan keajaiban alam yang mungkin satu-satunya di Indonesia. Umumnya gua-gua yang ada di Indonesia terdiri dari batuan kapur dan berada di lereng bukit, sehingga sering melahirkan stalagnit dan stalagmit. Sedangkan Gua Lawa termasuk gua vulkanik yang terbentuk dari lava pegunungan aktif yang meleleh dan mengalami pendinginan beribu-ribu, bahkan berjuta-juta tahun.
Proses pendinginan lava ini mengakibatkan batuannya keras dan kuat dengan warna hitam tanpa menimbulkan stalagnit maupun stalagmit. Tebal batuan bisa mencapai 50 meter, sehingga tahan terhadap guncangan. Letaknya juga tidak di lereng bukit, tapi di bukit. Proses alami dari gaya tarik bumi tidak mungkin terjadi di daerah kapur. Ciri-ciri gua vulkanik antara lain terdapat lorong dan mata air yang terjadi secara alami.
Untuk menikmati keindahan Gua Lawa kita harus menuruni lubang tanah yang menganga dan menelusuri lorong-lorong. Melewati jalan selebar satu meter, kita akan menikmati kelembaban di dalam gua dan kesejukan mata air yang selalu menetes dari dinding-dinding gua. Di setiap dua-tiga puluh meter perjalanan menelusuri gua, kita bisa menengok ke atas dan menyaksikan lubang tanah berdiameter lebar — yang selama ini berfungsi sebagai ventilasi gua. Lubang-lubang itu terbentuk dari proses alam, bukan dibuat manusia. Sayangnya saya tidak bisa mengambil gambar keadaan di dalam goa ini. Cahaya yang minim menyebabkan kamera saya tidak mampu menangkap gambar dengan sempurna.
Semula terdapat 17 lubang. Belakangan dua lubang mengalami kerusakan dan mulai menyempit dengan sendirinya. Di atas lubang-lubang itu, kini dibuat atap permanen dari genteng berbentuk jamur. Dari luar gua orang bisa memandang ke bagian dalam gua lewat lobang ini.
Setelah menelusuri gua sepanjang 1,5 km, tentu kita akan merasa capek. Tapi keajaiban-keajaiban yang bisa kita temukan di bumi Purbalingga ini, akan segera mengusir rasa lelah. Apalagi untuk mereka yang menyukai olahraga jalan sehat. Tidak hanya kesegaran tubuh yang bisa didapat, tapi juga kesegaran pikiran dan jiwa.
kenapa penulis memposting tentang guwa lawa karena penulis berasal dari kabuapten purbalingga.dan biasanya menghabiskan waktu sama uminya di guwa lawa..
kerenn bro cos ada tempat di mana kita bisa mendengarkan suara angin gunung dari pohon2 cemara..tenang banget loh.hehehe(promosi).

3.Makam Syekh Jambu Karang Ardi Lawet

Petilasan atau Makam Syeh Jambu Karang atau Jambukarang lebih dikenal masyarakat jawa sebagai Ardi Lawet atau Ardilawet. Terletak di puncak gunung Lawet yang masuk kedalam Wilayah Pemerintah Desa Panusupan Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga Propinsi Jawa Tengah, dengan ketinggian kurang lebih 3000 dpl. Disebutkan oleh berbagai kitab merupakan wilayah Perdikan Cahyana.

Menurut kitab Babad Tanah Jawa, Syeh Jambu Karang merupakan salah satu tokoh yang turut menyebarkan ajaran Agama Islam di Pulau Jawa. Bahkan jauh sebelum Wali Songo melakukan Syiar Agama Islam. Sebagai salah satu Tokoh Islam di pulau jawa, maka banyak cerita yang bervariasi di dalam masyarakat sekitar, dari silsilah sampai dengan berbagai kesaktian yang dimiliki, bahkan hingga betapa mustajabnya doa yang dipanjatkan disana.
Perdikan Cahyana atau bumi cahyana menurut Tijdschrift voor het Binnenland Bestuur (deel I) tulisan C.J Hasselman (1887) adalah bumi perdikaning Allah, bukan perdikaning ratu, sesuai dengan 3 Piagam yang disebutkan disana, yaitu: Piagam Sultan (1403 AJ), Sultan Pajang (1503 AJ), dan Ki Gede Mataram. Ketiga piagam tersebut meluluskan dan melestarikan perdikaning Allah tersebut kepada Mahdum Wali Prakosa (Ind: Perkasa). Dalam tradisi Cahyana, Pangeran Mahdum Wali Prakosa berjasa dalam membangun Masjid Agung Demak.
Silsilah atau asal usul menurut manuskrip Cariyosing Redi Munggul, Pangeran Jambu Karang berasal dari Pajajaran, putra Prabu Brawijaya Mahesa Tandreman. Pangeran Jambu Karang ditonjolkan sebagai Raja Sunda yang masih kafir. Kemudian diislamkan oleh Pangeran Atas Angin setelah melalui perang kesaktian yang dimenangkan oleh Pangeran Atas Angin. Kemudian Pangeran Atas Angin menikah dengan putri Pangeran Jambu Karang yang bernama Rubiyah Bekti. Perkawinan mereka melahirkan lima orang anak, yaitu (1) Pangeran Mahdum Kusen (Kayu Puring) yang dimakamkan di Rajawana, (2) Mahdum Madem (makamnya di Cirebon), (3) Pangeram Mahdum Omar (makamnya di Pulau Karimun, Jepara), (4) Nyai Rubiyah Raja (makamnya di Ragasela, Pekalongan), dan nyai Rubiah Sekar (makamnya di Jambangan Banjarnegara).
Hubungannya wali Prakosa dengan Syeh Jambu Karang. Pangeran Mahdum Kusen berputra Pangeran Mahdum Jamil. Pangeran Mahdum Jamil mempunyai dua orang anak, yaitu (1) Pangeran Mahdum Tores (makmnya di Bogares, tegal) dan (2) Pangeran Wali Prakosa (makamnya di desa Pekiringan, karangmoncol, purbalingga). Pangeran wali Prakosa inilah yang disebut dalam Piagam Sultan demak yang berasal dari tahun Jawa 1503 sehingga ia merupakan tokoh sejarah, sedangkan Pangeran Jambu Karang, Pangeran Atas Angin, Pangeran Mahdum Kusen, dan Pangeran Mahdum Jamil adalah tokoh-tokoh legendaris dari Perdikan Cahyana.

Mitos Gunung Lawet:

* Barang siapa yang berdoa kepada Allah SWT di Gunung Lawet akan mudah terkabulkan hajat permohonannya.
* Bagi suami – istri yang belum dikaruniai anak dan memohon kepada Allah SWT di Gunung Lawet dan memetik Babal (Ind: Buah Nangka yang masih kecil dan muda) lalu dijadikan rujak dan dimakan bersama-sama (suami-stri) kemudian berhubungan badan maka akan cepat diberikan keturunan.
* Bagi jomblowan dan jomblowati akan lekas mendapat jodoh bila berdoa disana
tapi itu hanyalah mitos dan penulis harap ..kita hanya berserah diri hanya pada Allah SWT semata.

4. TAMAN REPTIL DAN AQUARIUM RAKSASA AIR TAWAR

Taman Reptil terletak di Desa Kutasari, Kecamatan Kutasari. Di taman ini terdapat sekitar 65 spesies ular. Ada juga koleksi kupu-kupu, kumbang, belalang, lipan, dari seluruh penjuru nusantara. Ular berukuran kecil ditempatkan di kotak kaca, sedangkan yang besar di luar ruangan.
Di setiap kandang, dipasang penjelasan singkat mengenai kehidupan hewan-hewan itu di alam bebas. Di taman ini juga terdapat buaya, iguana, kura-kura, dan kadal berbagai ukuran dari negara-negara tetangga. Tiket masuk tempat wisata pendidikan ini hanya Rp 3.000.
Dalam kesempatan itu Gubernur meminta setiap sekolah menyediakan satu hari untuk kunjungan siswa ke tempat wisata lokal. Sekolah diminta tidak melulu mengajak siswa wisata ketika musim liburan. Justru sekarang ini sudah saatnya sekolah mengajak siswa berwisata, tidak pada masa liburan.
”Saya kira tidak ada ruginya menghilangkan 1 hari untuk mengunjungi satu objek wisata lokal. Jangan sampai anak malah tidak mengenal tempat wisata di daerahnya. Tetapi justru mengenal Ancol atau Bali,” kata Gubernur saat meresmikan tiga tempat wisata itu di Taman Reptil.
Kalangan Pelajar
Bupati Triyono Budi Sasongko mengatakan, sasaran Taman Reptil ini adalah kalangan pelajar. Dia menargetkan, seperempat dari seluruh pengunjung Owabong bisa mengunjungi taman itu juga. Untuk itu tarif masuk Owabong pada hari libur yang Rp 12.000 kini dinaikkan Rp 15.000.
”Jadi ini tiket terusan. Pada hari libur, pengunjung Owabong juga ditarik tiket Taman Reptil. Harapannya, dari Owabong terus ke sini. Tetapi kalau mau terus pulang ya silakan,” kata Triyono yang mendapat arahan dari pengusaha Jakarta, soal habitat reptil-reptil itu.
Di bagian lain, Bupati optimis target jumlah pengunjung Owabong pada tahun 2007 ini sebanyak 1 juta orang bisa terwujud. Sebab sampai 12 Agustus saja, sudah ada 569.501 pengunjung. Pendapatan yang sudah diraih pada tanggal itu sebesar Rp 6,2 miliar. Tahun ini Owabong ditarget pendapatan Rp 10 miliar.
”Dengan penambahan fasilitas, seperti cottage atau penginapan ini, harapannya jumlah pengunjung semakin meningkat. Apalagi dalam waktu dekat ada wahana permainan air yang baru yaitu pantai bebas tsunami, kolam sesat, dan kolam monyet,” ujar Triyono.

TAMAN AQUARIUM AIR TAWAR PURBAYASA
Cukup membayar tiket Rp. 6000 per orang kami sudah bisa menikmati aneka ikan air tawar yang berada dalam deretan akuarium. Sebenarnya kalau kami lebih santai kami dapat menambah ilmu tentang ikan disini. Memperhatikan ikan per ikan secara detil dan membaca penjelasan tentang makanan, tempat asalnya, makanannya dan sebagainya. Hanya saja kemarin itu pengunjung sangat banyak dan kami juga tidak mempunyai waktu yang cukup banyak untuk berada di situ jadi hanya selintas-selintas saja. Mungkin sebagian besar orang juga sama dengan kami, tak sempat melihat satu demi satu ikan secara detail. Jadi ada ikan apa saja ya…..??? Ikan Arwana, Ikan Sidat, Ikan Buaya, Ikan Koi, …lah…. ini sich biasa ya…..??? Yang gak biasa lupa nama-namanya, ada sekitar enam puluh jenis ikan dipamerkan disini. Yang jadi andalan adalah ikan Arapaima Gigas dari Sungai Amazon yang panjangnya sekitar 2m.
Puas melihat aneka ikan kita bisa berenang. Kolam renangnya cukup menarik dengan hiasan patung ikan di tengahnya. Sepertinya…asyik juga berenang dan bermain air di situ.
Disana kita juga bisa melihat aneka unggas. Burung-burung itu ditempatkan dalam sangkar besar dan kecil. Ada burung rangkok, merak, nuri, merpati pos, elang dan banyak lagi. Beberapa bebek dan burung pelikan dibiarkan bebas dalam kolam.
Selain ikan dan unggas, kita juga dapat melihat aneka bunga yang indah. Ada beberapa stan yang menjual bunga-bunga hidup nan indah. Ada pula beberapa pohon naga yang belum berbuah.
Dalam obyek wisata ini juga terdapat tempat makan lesehan dan beberapa tempat warung makanan kering dan jajanan. Bila tiba waktu shalat, tak perlu khawatir…di obyek wisata ini juga tersedia mushola.
Ini dia foto-foto kami waktu disana. Sayang….dengan foto yang aspret (asal jepret) belum bisa menunjukkan keadaan disana yang sesungguhnya (Susah moto ikan dalam akuarium). Jadi….kesana sendiri aza dech…….!!!

Maret 12, 2009 at 10:56 am 2 komentar

PERJUANGAN RAKYAT ACEH

PEMBANTAIAN DI TANAH GAYO OLEH BELANDA (PERANG ACEH)
Pada tanggal 12 Februari 1904 pasukan Belanda telah tiba di daerah tujuan,yaitu di daerah Gayo Laut, kira-kira 50 kilometer dari Takengon. Tetapi begitu Belanda menginjakkan kakinya di desa dekat Ketol, di-sambut dengan pertempuran sengit yang pertama, dimana pasukan Belanda mengalami korban, baik mati maupun luka-luka.
Dalam perjalanan menuju Takengon, pasukan Belanda tidak henti-hentinya mendapat perlawanan, Sampai mereka berhasil membuat markasnya di desa Kung, kira-kira 7 kilometer ari Takengon. Dari markas yang baru didirikan ini, pasukan Belanda melakukan operasi m iliter di sekitar Gayo Laut. Walau perlawanan pasukan rakyat Gayo cukup sengit, dan hampir setiapdaerah yang dilalui pasukan Belanda ter-jadi pertempuran, tetapi akhirnya daerah Gayo Laut- pun jatuh ke tangan pasukan kolonial.
Setelah pasukan Belanda berhasil menguasai daerah Gayo Laut, operasi militernya maju menuju Gayo Lues, dimana pada tanggal 9 Maret 1904, pasukannya telah mencapai daerah Kla, yaitu daerah yang merupakan pintu masuk Gayo Lues. Berbeda dengan pertempuran di Gayo Laut, di sini rakyat memperkuat pertahanannya dengan benteng-benteng yang dibangun dari tanah
dicampur batu-batu. Di sekelilingnya dibuat pagar kayu berduri yang telah dibuat runcing, dan dilapisi pula dengan tanaman hidup bambu berduri, yang oleh o rang Gayo disebut ‘uluh kaweh’ yang berlapis-lapis. Kemudian dipasang pula bambu runcing dan kayu runcing dalam bentuk ranjau-ranjau. (lebih…)

Maret 10, 2009 at 6:50 pm 2 komentar


blog heri poenya

Photobucket
Photobucket
Desember 2016
S S R K J S M
« Mei    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Kategori

Arsip

Pos-pos Terbaru

yang udah liat

Aladin KESUWUN NINGALI